Perbedaan Asuransi Syariah VS Konvensional

Saat ini perkembangan asuransi syariah sudah banyak dikenal oleh masyarakat luas. Asuransi yang sering kali digunakan oleh masyakat adalah asuransi konvensional. Asuransi tersebut sudah berjalan puluhan tahun lamanya, sehingga tidak heran jika banyak masyarakat yang lebih mengenal dan banyak yang menggunakan asuransi tersebut.

asuransi syariah
asuransi syariah

Seiring dengan berjalannya waktu, asuransi kini memiliki ada yang menggunakan prinsip syariah. Asuransi ini berbeda dengan asuransi konvensional. Untuk mengetahui perbedaanya, anda dapat simak artikel berikut ini.

Perbedaan Asuransi Syariah dan Konvensional

Segi Perjanjian

Prinsip syariah menggunakan perjanjian berupa akad hibah. Perjanjian tersebut dimaksud agar kedua belah pihak baik yang memberikan asuran maupun yang menerima untuk sama sama tidak mengharapkan imbalan. Selain itu, kedua belah pihak baik menerapkan konsep saling menolong bila terjadi masalah dikemudian hari.

(Baca: Fungsi Perusahaan Asuransi Dan Manfaatnya)

Asuransi konvensional menggunakan perjanjian yang hampir sama dengan transaksi jual beli. Perjanjian ini artinya kedua belah pihak baik sama sama mengharapkan adanya keuntungan dengan jumlah besar dan juga kerugian dengan jumlah kecil.

Segi Dana

Asuransi syariah menggunakan prinsip dana keseluruhan dimiliki oleh peserta asuransi. Sehingga penyedia asuransi hanya bertugas untuk mengelola dana yang diberikan kepada peserta asuransi saja. Sehingga hak milik seutuhnya dimiliki oleh peserta asuransi.
Asuransi konvensional menggunakan konsep jual beli. Sehingga peserta asuransi wajib membayarkan dana premi. Dana premi tersebut dapat menjadi milik perusahaan yang dapat digunakan sesuai dengan perjanjian yang telah disepakati sebelumnya.

Segi Bagi Hasil

Prinsip syariah menggunakan sistem bagi hasil secara merata. Sehingga kedua belah pihak dapat menerima keuntungan yang didapatkan dari pengolahan dana asuransi. Asuransi konvensional akan menggunakan keuntungan dari pengolahan dana asuransi karena sudah menjadi hak milik perusahaan pribadi.

Itulah penjelasan singkat mengenai perbedaan asuransi syariah dengan asuransi konvensional. Dari penjelasan di atas sudah terlihat jelas perbedaannya. Selamat mencoba, jangan lupa juga kunjungi Agen Asuransi Allianz Indonesia.